TUGAS REVIEW JURNAL 2


REVIEW JURNAL KESEHATAN 23 Mei 2018

Volume 10 Number 1 Januari 2018 IJNM.pdf
Download : https://docs.google.com/document/d/1k2OUyBpdkfw2OalNXblNlsEBi49Rk7_h2kdnF4Bkdo
Oleh    : Wa Seti Lahaja         
Nirm    : 1501074

“Differences in strategies for coping with menopausal symptoms in full-time workers and part-time workers in Japan

1.    Kazuyo Matsuzaki
2.    Miwa Fukuoka
3.   Hirokazu Uemura
4.    Toshiyuki Yasui

1.     Tokushima Red Cross Hospital, Tokushima, Japan.
2.     Department of Reproductive and Menopausal Medicine, Institute of Biomedical Sciences, Tokushima University
3.     Department of Preventive Medicine, Graduate Institute of School, Biomedical Tokushima, Sciences, Japan.
4.     Tokushima University Graduate School, Tokushima, Japan

HASIL REVIEW :
1.      Tujuan penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan strategi untuk mengatasi gejala menopause pada pekerja penuh waktu dan pekerja paruh waktu di Jepang.

2.      Metode penelitian
Penelitian ini merupakan studi cross-sectional di mana peserta survei yang secara sukarela direkrut dari September hingga Desember tahun 2013. perawat kesehatan masyarakat mewawancarai penduduk perempuan dari masyarakat di Tokushima dan peneliti studi tersebut diminta partisipasi dari perempuan yang bekerja di industri manufaktur dan perusahaan jasa melalui staf dari perusahaan-perusahaan.

3.      Teknik pengambilan sampel
Perjanjian untuk partisipasi diperoleh dengan memiliki peserta menyelesaikan kuesioner dan mengembalikan formulir melalui surat. 950 pekerja perempuan berusia 45-60 tahun yang direkrut tanpa memandang status menopause. Peserta ini menyelesaikan kuesioner kesehatan. Peserta penelitian terdiri dari penuh-waktu dan pekerja paruh waktu termasuk pekerja mandiri, pekerja kantor dan pekerja layanan reguler. Untuk penelitian ini, para pekerja penuh waktu merujuk pada pekerja yang bekerja 40 jam per minggu selama jam kerja hukum (09:00-05:00). Penunjukan pekerja paruh waktu mengacu pada pekerja yang dijadwalkan jam kerja per minggu kurang dari 40 jam.

4.      Hasil penelitian
Responses
Tingkat respons secara keseluruhan adalah 64,5% (613/950). Kuesioner yang tidak lengkap (n = 50) dikeluarkan. Perempuan usia di luar rentang usia dalam kriteria inklusi (n = 10) dikeluarkan dan pekerja nightshift juga dikecualikan karena perbedaan dalam lingkungan sehari-hari kerja (n = 19). Selain itu, wanita yang telah mengambil obat hormonal (n = 7), antidepresan atau anti-kecemasan obat (n = 6), dan hormon tiroid dan anti-tiroid obat (n = 21) dikeluarkan. Wanita dengan penyakit jantung koroner (n = 5) dan wanita dengan rheumatoid arthritis (n = 8) juga dikecualikan karena mereka mengambil obat. Tanggapan berlaku diperoleh dari 186 pekerja penuh waktu dan 301 pekerja paruh waktu.
Karakteristik latar belakang dari subyek
Dari 487 pekerja umum, 225 perempuan (46,2%) mengalami gejala menopause. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara persentase pekerja penuh waktu dan pekerja paruh waktu yang mengalami gejala menopause (43,0% vs 48,2%). Skor total gejala menopause dan kelompok gejala menopause (psikologis, somatik, vasomotor dan factor seksual) tidak berbeda secara signifikan antara 80 pekerja penuh waktu dan 145 pekerja paruh waktu (data tidak ditampilkan)..
5.      Kekuatan penelitian
Kekuatan penelitian ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner, ini mudah digunakan oleh subjek penelitian.

6.      Kelemahan penelitian
Banyaknya metode yang digunakan dalam penelitian sehingga membuat pembaca keliru dalam menanggapi maksud dari preferensi yang ada.

7.      Kesimpulan & Saran
Strategi dan saran untuk mengatasi gejala-gejala menopause serta proporsi perempuan menerima pemeriksaan adalah pekerja harus mengerti/ melek medis dan mengunjungi rumah sakit berbeda antara pekerja penuh waktu dan pekerja paruh waktu. Pemeriksaan klinis dapat menjadi kesempatan berharga bagi wanita bekerja dengan gejala menopause untuk menerima saran dari dokter.

NB: Terima kasih. Mohon maaf apabila ada kekeliruan yang saya ucapkan, semata mata hanya demi memenuhi tugas mata kuliah. Harap di maklumi.
   

Komentar